Berawal dari sebuah permainan olok olokan bersama teman teman asrama. Kami menyebutnya main “jajah jajahan”. Permainan ini bisa berupa permainan apa saja misalnya main Kartu Domino, Kartu Remi sampai main petak umpet. Yang pasti barang siapa yang kalah harus di jajah makanya permainan ini di sebut “Jajah Jajahan”.
Bentuk Hukuman jajah jajahan itupun beragam bisa di suruh mengisi bak kamar mandi, membersihkan toilet, mengerjakan PR bahkan uji nyali.
Nah, yang kami lakukan waktu itu adalah bermain Domino dengan hukuman berupa “Uji Nyali”. Saya sebenarnya cukup jago dengan permainan yang satu ini, tetapi permainan tetap permainan tidak mungkin kita selamanya menang. Sayapun mengalami kekalahan dan teman teman memberikan saya hukuman yang awalnya saya rasa cukup ringan yaitu hanya untuk mengatakan sesuatu kepada salah seorang kakak senior di Asrama kami bernama yang bernama Fandi.









